Mengulik Sejarah Kertas Di Dunia
_(1).jpg)
Hargapabrik.id – Halo sobat sekalian, kalian tentunya membutuhkan secarik kertas untuk menulis. Melalui kertas kita menulis sesuatu yang ingin kita ungkapkan. Kita bisa menulis sesuatu yang sangat penting dan tak mungkin bisa kita ingat selamanya. Kertas berfungsi sebagai pencatat ilmu pengetahuan. Permukannya yang halus, lembut dan bersih membuat kita berpikir, bagaimana cara membuat kertas sehingga bisa sehalus dan selembut ini.
Baca juga : 4 Jenis Penggaris Beserta Kegunaannya
Kertas atau paper dalam bahasa Inggris, berasal dari bahasa Yunani Kuno “papyros” yang merujuk pada tanaman Cyperus Papyrus. Serat tanaman inilah yang diolah dan dimanfaatkan oleh bangsa Mesir Kuno untuk membuat material serupa kertas. Lalu bagaimanakah sejarah perkembangan kertas di dunia ? berikut sampaikan ulasan singkatnya.
1. Sejarah Kertas di Cina
Terinspirasi dari proses penggulungan sutra, orang China kuno berhasil menemukan bahan seperti kertas yang disebut 'bo' yang terbuat dari sutra. Namun produksi bo sangatlah mahal karena kelangkaan bahan.
Pada awal abad ke dua, pejabat pengadilan bernama Cai Lun berhasil menemukan kertas jenis baru yang terbuat dari kulit kayu, kain, batang gandum dan yang lainnya. Kertas jenis ini relatif murah, ringan, tipis, tahan lama dan lebih cocok untuk digunakan dengan kuas.
Pada awal abad ke tiga, proses pembuatan kertas pertama ini menyebar ke wilayah Korea dan kemudian mencapai Jepang. Kertas jenis ini merambah negeri Arab pada masa Dinasti Tang dan mulai menyentuh Eropa pada abad ke 12. Pada abad ke 16, kertas mencapai wilayah Amerika dan secara bertahap menyebar ke seluruh dunia.
Baca juga : Selada Hidroponik Skala Kecil di Pekarangan Rumah
2. Teknologi Kertas Dibawa ke Daratan Arab
Pada tahun 751 M, pasukan Dinasti Tang dikalahkan oleh bangsa Arab dalam Pertempuran Talas. Tawanan-tawanan perang Cina pun mengajarkan bagaimana cara pembuatan kertas, hingga akhirnya pabrik kertas pertama didirikan di Samarkand. Di abad ke-8, teknologi pembuatan kertas semakin berkembang. Bubur kertas dibuat dalam skala besar dengan menggunakan bantuan tenaga air.
Di Abad ke-9, orang-orang Arab semakin intens menggunakan kertas untuk mendokumentasikan ayat-ayat suci dan karya-karya penting lainnya. Bangsa Arab mulai menjilid buku dengan cara dijahit dengan benang sutra, dan menutupnya dengan papan pasta untuk melindunginya dari kelembapan. Penggunaan kertas sebagai bahan dasar kemasan mulai dilakukan pada sekitar tahun 1035 di Kairo – Mesir. Penggunaannya adalah untuk membungkus sayuran, rempah-rempah, dan perangkat keras lainnya yang dijual ke wisatawan Persia.
3. Masuknya Kertas ke Daratan Eropa
Perang Salib pada tahun 1096 mengganggu produksi kertas di kawasan Damaskus. Pusat produksi kertas pun dipecah menjadi dua, yaitu di Mesir untuk produksi kertas berukuran tebal, dan di Iran untuk kertas berukuran tipis. Industri kertas kemudian menyebar ke seluruh dunia Islam. Dan pada Abad ke-12, kertas pun mulai memasuki tanah Eropa, tepatnya di Italia. Manufaktur kertas pertama kali diperkenalkan di Mainz – Jerman, pada tahun 1320. Namun demikian pabrik kertas baru didirikan di Nuernberg pada tahun 1390. Selanjutnya pabrik kertas komersial pun mulai dikembangkan di Inggris di sekitar tahun 1588.
Baca juga : 6 Manfaat Ikan Teri Segar Sebagai Penunjang Kesehatan Tubuh
4. Penemuan Mesin Cetak dan Produksi Kertas Modern
Pada abad ke-17, Nicholas Lois Robert menemukan cara membuat lembaran-lembaran kertas dalam sebuah lempengan berupa wire screen yang bergerak. Alat yang disebut sebagai mesin Fourdrinier ini kemudian dipatenkan dan menjadi mesin dasar pembuatan kertas paling modern di abad tersebut.
Pada tahun 1826, steam cylider digunakan untuk menyempurnakan Fourdrinier, yaitu untuk mempercepat proses pengeringan bubur kertas. Selanjutnya pengembangan proses mekanik dikembangkan agar kayu bisa lebih mudah diekstraksi menjadi bubur kertas. Untuk meningkatkan kualitas kertas, berbagai uji coba pun dilakukan. Di antaranya adalah dengan menambahkan berbagai senyawa kimia, mulai dari soda hingga larutan sulfat.
Di abad ke-19, bersamaan dengan dibuatnya pulpen dan pensil, harga kertas pun menjadi semakin terjangkau. Buku-buku mudah didapat, sehingga transformasi ilmu pengetahuan bisa berkembang pesat dan perekonomian dunia pun terangkat
Demikian tadi pembahasan mengenai sejarah kertas di dunia. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.
Jangan lupa tinggalkan jejak berupa komen dan kritik yang membangun dan ikuti terus update informasi terbaru dari Hargapabrik.id !
Baca juga : 7 Rekomendasi Jenis Plastik Kemasan Makanan dan Minuman
Leave your comment
Note: HTML is not translated!