Harga Pabrik

Your cart

0 item(s) Rp. 0
  • Your shopping cart is empty!

Login / Register
Sign in Or Register
Forgot Your Password?

Pelanggan Baru?

Daftar dengan Mudah dan Gratis!

  • Faster checkout
  • Save multiple shipping addresses
  • View and track orders and more
Membuat Akun
5 Resiko Mengkonsumi Ikan Sapu-sapu
  • Beranda
  • Artikel
  • 5 Resiko Mengkonsumi Ikan Sapu-sapu

Kategori


  • Seafood
  • Daging dan Ayam
  • Makanan Olahan
  • Bumbu dan Sambal
  • Minuman
  • Sayur Beku
  • Beras

Produk Terbaru


«
»

5 Resiko Mengkonsumi Ikan Sapu-sapu

ditulis Oleh : naufal Tanggal : 28 Mar 2023 1 Comment

hargapabrik.id - Manfaat ikan sapu-sapu yang paling umum adalah untuk membersihkan akuarium, ikan sapu-sapu adalah jenis ikan air tawar yang berasal dari Amerika Selatan.

Di Indonesia, ikan ini dikenal sebagai ikan hias yang dipelihara dan dimanfaatkan sebagai pembersih akuarium maupun bak kamar mandi, karena dikenal sebagai pemakan alga atau lumut.

Seperti yang kita tahu bahwa ikan hias yang biasa dipelihara di dalam akuarium umumnya memiliki warna menarik seperti oranye, merah, kuning, putih, biru, dan warna cerah lainnya.

Berbeda dengan ikan sapu-sapu yang justru memiliki tampilan warna hitam atau abu-abu, namun memiliki corak yang sangat beragam tergantung dari spesiesnya. Ada yang bercorak loreng, bergaris, dan bercorak bintik-bintik.

Baca juga: 5 Resiko Terlalu Sering Menkonsumsi Ikan Lele

Ikan ini termasuk ke dalam kategori ikan pemakan segalanya, seperti lumut, alga, dan sebagainya, ikan hias ini juga bisa menyantap hewan kecil.

Ikan sapu-sapu dikenal sebagai ikan yang berbahaya jika dikonsumsi, Hal ini disebabkan oleh kemampuannya dalam beradaptasi serta bisa memakan jenis makanan apapun.

Berikut adalah 5 bahaya mengonsumsi ikan sapu-sapu, diantaranya:
1. Mengandung logam tinggi
Ikan sapu-sapu terbilang sebagai ikan kuat yang bisa hidup dimana saja, meski air tercemar limbah sekalipun dan oleh karena itu, tidak heran jika ikan ini mengandung logam yang cukup tinggi.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya sebuah penelitian yang menyatakan bahwa ikan tersebut yang hidup di sungai tercemar, mengandung logam berbahaya tingkat tinggi, misalnya seperti merkuri, timbal, dan logam berat lainnya yang akan sangat berbahaya jika dikonsumsi.

2. Gangguan ginjal
Mengonsumsi ikan sapu-sapu secara sembarangan juga bisa menyebabkan efek yang sangat berbahaya bagi tubuh, yakni meningkatkan resiko terjangkitnya penyakit serius, seperti gangguan ginjal.

Hal ini dikarenakan daging ikan tersebut mengandung kadmium yang berpotensi besar dapat merusak ginjal dengan cara menimbulkan iritasi dalam waktu yang cukup lama.

Baca juga: 5 Khasiat Mengkonsumsi Lele

3. Kerusakan fungsi hati
Dampak mengerikan dari mengonsumsi ikan sapu-sapu yang tidak diolah dengan tepat adalah terjadinya kerusakan fungsi hati.
Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar tembaga dan kadmium yang terkandung dalam daging ikan air tawar tersebut, berpotensi bisa melukai bagian dinding hati.

Untuk itu, jika ingin mengonsusinya, maka cari tahu terlebih dahulu bagaimana cara yang tepat untuk mengolahnya agar aman dikonsumsi.

4. Kerusakan pada otak
Bahaya paling buruk yang terjadi akibat mengonsumsi ikan sapu-sapu adalah terjadi kerusakan pada otak.

Bahaya ini akan terus meningkat jika ikan tersebut tidak diolah dengan baik dan dikonsumsi secara terus menerus.

Seperti yang kita tahu bahwa otak merupakan salah satu organ paling penting dalam tubuh sebagai pengendali semua fungsi tubuh manusia. Mengingat pentingnya fungsi otak bagi tubuh, maka perlu dijaga dengan baik.

5. Gatal-gatal pada kulit
Tidak hanya memberikan dampak buruk bagi organ dalam, mengonsumsi ikan sapu-sapu juga bisa berdampak pada kulit, yakni dapat menyebabkan gatal-gatal.

Hal ini dikarenakan ikan air tawar ini yang hidup di sungai tercemar telah terpapar zat-zat berbahaya, sehingga jika dikonsumsi tanpa melalui proses yang benar, maka akan menimbulkan efek buruk pada kulit seperti gatal-gatal.

Baca juga: 4 Resiko Apabila Sering Mengkonsumsi Kerang

Leave your comment

Name

Comment
Note: HTML is not translated!

LEAVE A COMMENT

Artikel Terbaru


«
»
Pemeliharaanya dan Nilai Tradisional yang Tetap Bertahan
Pemeliharaanya dan Nilai Tradisional yang Tetap Bertahan
22 Jan 2026

Peran Penting dan Nilainya dalam Sistem Pangan Modern
Peran Penting dan Nilainya dalam Sistem Pangan Modern
22 Jan 2026

Ayam Pedaging sebagai Sumber Protein Utama
Ayam Pedaging sebagai Sumber Protein Utama
22 Jan 2026

Peran Ayam dalam Kehidupan Manusia hingga Kini
Peran Ayam dalam Kehidupan Manusia hingga Kini
22 Jan 2026

Alasan Mengapa Beras Cokelat Semakin Diminati
Alasan Mengapa Beras Cokelat Semakin Diminati
22 Jan 2026

Beras Organik: Maknanya bagi Kesehatan serta Lingkungan
Beras Organik: Maknanya bagi Kesehatan serta Lingkungan
22 Jan 2026

Perannya dalam Pola Makan Sehat Masa Kini
Perannya dalam Pola Makan Sehat Masa Kini
22 Jan 2026

Aroma Khas yang menjadi pilihan favorit
Aroma Khas yang menjadi pilihan favorit
22 Jan 2026

Beras Shirataki: Alasan Mengapa Menjadi Pilihan Diet Modern
Beras Shirataki: Alasan Mengapa Menjadi Pilihan Diet Modern
21 Jan 2026

Nilai Gizi yang Tersembunyi di Balik Warnanya
Nilai Gizi yang Tersembunyi di Balik Warnanya
21 Jan 2026


Harga Pabrik

Merupakan brand yang dimiliki PT Aneka Niaga Indonesia (ANI) yang menjual produk untuk diperdagangkan kembali..

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Tips
  • Feed
  • Cara Membuat Tips
  • Cara Membuat Feed
  • Cara Order Produk
  • Cara Pembayaran Order
  • Cara Pengiriman

© 2022 Aneka Niaga Indonesia. All Rights Reserved.

Penjual

  • Registrasi
  • Login
  • Profil Pabrik
  • Cara Registrasi
  • Cara login
  • Cara Penjualan
  • Cara Pengiriman
Pembeli

  • Registrasi
  • Login
  • Cara Registrasi
  • Cara Login
  • Cara Order Produk
  • Cara Pembayaran Order

Customer Service

Gedung Menara Hijau Lt. 6, Jakarta Selatan, Indonesia

Tel: +62-21-7985951 / E-mail: cs@hargapabrik.id

Shopping Center

Tel: +62-21-7985951 / Hotline: +62-21-7985951

E-mail: info@hargapabrik.id


Show More Show Less

Keranjang Belanja Berhasil ditambahkan